Minggu, 26 November 2017

KEJAM..!!! Hanya Gara-Gara Anak Terlahir Mirip Mantan Istri, sang Ayah Jadi Tega Menyiksa Sang Anak. Astaghfirullah

KEJAM..!!! Hanya Gara-Gara Anak Terlahir Mirip Mantan Istri, sang Ayah Jadi Tega Menyiksa Sang Anak. Astaghfirullah

 Perceraian diibaratkan sebagai tindakan amputasi dalam dunia medis. Mungkin secara pribadi, Anda bisa bertahan, tetapi selalu ada yang kurang dan tidak seimbang. Hal tersebut merupakan ungkapan yang cukup populer untuk menggambarkan terjadinya kerusakan mental akibat perceraian. Sebuah perceraian tak hanya melibatkan Anda dan pasangan saja, tetapi juga merugikan anak-anak.


Perceraian dengan melibatkan anak-anak akan memberikan efek yang jauh lebih dahsyat karena meninggalkan trauma psikologis. Seringkali sebagai orang tua yang hendak akan bercerai tak memerhatikan konsekuensi negatif yang dialami oleh anak-anak.

Dikutip brilio.net dari worldofbuzz, Minggu (26/11), bocah berusia 8 tahun ini disiksa ayahnya sendiri lantaran wajahnya mirip dengan ibu kandungnya. Ayahnya yang berusia 31 tahun ini sudah bercerai dengan sang ibu sejak 3 bulan yang lalu. Putri sulungnya dan kedua adiknya tinggal bersama sang ayah, sedangkan sang ibu berpisah rumah dari mereka.

Tinggal bersama sang ayah, bocah perempuan tersebut malah disiksa dengan cara disundut menggunakan rokok dengan bara yang masih panas, dipukuli, hingga dilukai dengan menggunakan pisau.

Kejadian ini diketahui adik dari ibu si bocah yang merekam aksi kejam mantan adik iparnya melalui kamera HP miliknya. Ia lantas memberitahu saudaranya bahwa putrinya telah disiksa sang mantan suami sampai-sampai anaknya bersembunyi di balik lemari karena ketakutan melihat ayahnya yang marah besar.

Lebih lanjut diketahui bahwa aksi kejam sang ayah dipicu rasa dendam karena tidak berpisah secara baik-baik dengan istrinya. Akhirnya, sang istri pun melaporkan mantan suaminya ke polisi setempat atas kasus penganiayaan. Ia juga memutuskan untuk membawa anak-anaknya pergi dari rumah mantan suaminya dan merawat mereka kembali.

Alasan sang ibu meninggalkan anak-anaknya di rumah ayahnya karena jarak sekolah mereka dekat dengan rumah mereka yang lama. Sang ibu memilih pergi meninggalkan mantan suaminya karena sifat temperamen dan pemarah yang dimilikinya sehingga sering melakukan kekerasan fisik terhadapnya. Ia pun tak pernah berpikir bahwa mantan suaminya akan melakukan perbuatan keji terhadap darah dagingnya sendiri.

Dengan kasus ini, sang ayah dikenakan kasus penganiayaan dan kekerasan terhadap anak di bawah umur. Selain itu, sang ayah juga diketahui positif menggunakan obat-obatan terlarang jenis narkotika yang ternyata sudah ia konsumsi sejak lama.










Sumbe : brilio.net

Related Posts

KEJAM..!!! Hanya Gara-Gara Anak Terlahir Mirip Mantan Istri, sang Ayah Jadi Tega Menyiksa Sang Anak. Astaghfirullah
4/ 5
Oleh